" "

Respect Music

Sebelumnya, mari kita sepakati dulu bahwa 'Artist' adalah kata lain dari 'seniman', yang diadopsi dari bahasa inggris. Tapi di nusantara, kata Artis telah bergeser menjadi 'selebritis', yang bermakna; orang ternama/terkenal lantaran dekat dengan pemberitaan di media.

Mari kita pahami gambar (infographic) dibawah ini dari prespektif kita sebagai pendengar, bukan sebagai artist:



Banyak yg lebih rela membayar segelas kopi seharga $5 dibanding lagu yang hanya $1 saja (harga musik rata-rata di digital stores seperti iTunes, Amazon,dll). Perbedaannya adalah;
  • Penyajian kopi hanya sebentar saja dan is gone forever after one use
  • Sedangakan lagu produksinya tidak sebentar, tidak mudah; butuh inspirasi, butuh latihan, butuh sewa studio rekaman, bayar jasa mixing dan mastering. Setelah dibeli akan dimiliki lifetime di device kita.
Kenapa hal tersebut bisa terjadi? ini adalah budaya, mari kita khususkan kepada Indonesia. Menurut laporan dari IFPI; dari tahun ke tahun, dari era kaset tape, era CD, hingga file musik digital, Indonesia adalah salah 1 negara dalam daftar tingkat pembajakan musik tinggi di dunia. Puncak dari dampak tersebut terjadi pada tahun 2010an, dimana banyak record label & toko ritel musik tutup dan diberhentikan. Kita tidak berbicara bagaimana dampak 'pembajakan' terhadap artist nasional, tapi lebih kepada musisi lokal. Saat ini, sangat jauh berbeda dengan era 90an, era kejayaan industri musik, dimana musisi lokal pun mampu menjual banyak rilisan fisik kepada fans. Hal itu tidak berlaku lagi pada rilisan digital, tidak semua masyarakat kita mau berbelanja musik online dimana banyak tersedia file download ilegal di internet. Baiklah, kita mencoba membawa musik lokal ke worldwide melalui iTunes, Spotify, Deezer, dll. Tapi tentu saja belum banyak memberikan dampak positif, tidak semua masyarakat kita terbiasa melakukan online shopping khususnya membeli musik.


Artis tidak butuh sekedar kata Support !, mereka bukan butuh dukungan, mereka butuh dihargai; Bisa dihargai dengan beli karyanya baik fisik atau digital, sengan cara dengar lagunya, tonton videonya di Youtube, datang dan liat live perform-nya, atau dengan bentuk apresiasi paling sederhana dengan sekedar kata Support!.


Tulisan diatas adalah kiriman dari kontributor, yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.

Baca lainnya:



Advertise · Terms · Contribute · Logo · Contact