" "

Bertaruh Nostalgia - Bagus Iswara

Untuk menemukan momentum atau feel saat membuat lirik, song writter proses nya terjadi begitu saja. Saat itu song writter berusaha melengkapi karya dalam album yang sedang di rencanakan yang mana berisi tentang sebuah pengalaman hidup dalam percintaan, tak di sangka malam itu sedang dalam perjalanan song writter mencoba membuat bagan lagunya (seperti bersiul) sesampainya di tujuan rumah subjek (orang yg menjadi inspirasi lagu). Subjek tersebut bercerita hubungannya yang lagi gantung, dimana hubungan yang dia jalani selama tiga tahun, tak di restui oleh orang tua pasangannya, apa yang ia rasakan tertuang dalam reff bertaruh nostalgia (kini ku telah di penghujung jalan antara lepas dan pertahankan) Intinya si subjek bimbang, dimana kalau di pertahankan hubungan tidak di restui dan jika di lepas si subjek masih teringat akan manis pahitnya nostalgia hubungannya. Untuk menambah kesan terenyuh dalam lagu songwritter melanjutkan penulisan lirik di sebuah warung kopi yg mana pada malam itu turun hujan. Dan bisa di lihat di lirik (rintik hujan pun bertanya) Ada kejadian unik saat proses sebelum rekaman Bagus Iswara band rencananya datang ke RumahRekam untuk recording lagu lain yang sudah di siapkan. Akan tetapi Bagus Iswara sempat curhat dengan seorang sound enginer di rumahrekam (bang redyafrians) sudah bagus kah lagu yang niat nya di rekam. Lalu Bagus Iswara dan SE rumahrekam sepakat untuk mendengarkan dulu beberapa karyaBagus Iswara yang sudah ada dan siap untuk proses rekaman. Menurut SE (bang redy) lagu bertaruh nostalgia lah yang paling cocok untuk di rilis pertama. Namun setelah di ulik kembali kunci dasar dari lagu bertaruh nostalgia di ubah (yang awal dari C di ubah menjadi G) Kurang lebihnya begitulah kisah di balik proses sebelum rekaman lagu bertaruh nosltagia.  ̶  (kutipan interview dengan Dato haris)



Proses Produksi
Lagu bertaruh nostalgia direkam di studio rumahrekam jogjakarta. Dalam proses recording saat itu melibatkan Bagus P.W (vokalis sekaligus song writer), satya pandu iswara (gitaris), naufaldy rasyid (bassis), dan redy afrians (sound enginer rumahrekam). Untuk pemilihan genrenya menyesuaikan bagan dan lirik lagu. Selain itu influence atau referensi artis Bagus Iswara rata-rata ber genre pop-folk

Esensi Lagu
Lagu ini berkisahkan tentang masa-masa dimana hubungan pacaran dalam posisi gantung (complicated) Pesan dari lagu tersebut membuat para pendengar untuk intropeksi diri di kala terjadi hal yang sama seperti itu dalam hubungannya. Pemilihan judul dari lagu ini di ambil dari garis beras atau gagasan pokok dari lirik lagu tersebut.

Tentang Music Artwork
Desainer artwork bertaruh nostalgia adalah song writer sekaligus vokalis dari Bagus Iswara sendiri. Yang mana artwork tersebut berlatar belakang langit malam/petang menggambarkan harunya kisah bertaruh nostalgia. Dan untuk mengisyaratkan bahwa seseorang biasanya melakukan instrospeksi diri pada malam hari yang sunyi.

Video Klip
Untuk video lirik bertaruh nostalgia sudah ada di youtube, akan tetapi jalan ceritanya tidak menceritakan kisah yang sebenarnya. Di video tersebut hanya ada seorang model wanita yang mengekspresikan ke bimbangannya. Akan tetapi tidak menjadi masalah bagi Bagus Iswara karena adegan dalam video tersebut akan disambungkan dengan lagu-lagu selanjutnya. Jadi seperti short movie berlanjut yang maknanya menceritakan tentang pahit manis kisah percintaan manusia dalam kehidupan. Seperti berkaca pada diri sendiri, yang mana cinta itu dapat membuat kita galau, menangis, ceria, bahagia bahkan frustasi.

Proses Rilis
Bagus Iswara merilis single pertamanya bersama netrilis. Netrilis adalah salah satu label promotor musik indie terbesar di indonesia yang ikut berpartisipasi dalam mengorbitkan artis/musisi tanah air

Respect Music menurut Dato haris
Menghargai karya musik adalah dengan cara memiliki lagu tersebut dengan halal, maksudnya mendonwload di link yang sudah di sediakan bukan cari yang bajakan.


Lirik Bertaruh nostalgia - Bagus Iswara
Saat membuka mata Tiada satupun terlintas Rintik hujan pun bertanya Takutkah ku tuk berkaca Berhembus angin tak suka Melihatku terus berdiam Berat hati tuk melangkah Mungkin ku setia Wahai gitar berdebu,temani aku Meski ku selalu meninggalkanmu, tak memetikmu Kini ku telah penghujung jalan Antara lepas dan pertahankan Berikan suratan sumpah dan janjimu Agar kita trus slalu bersama Kini ku bimbang tak tau arah Benar ku ingin meninggalkanmu Tapiku tak bisa Buat mu terluka Berataruh nostalgia Denganmu.... cukup sudah saja Denganmu.... cukup sudah, sudah saja Denganmu.....






Tulisan diatas adalah kiriman dari kontributor, yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.

Baca lainnya:



Advertise · Terms · Contribute · Logo · Contact