" "

Esensi di Balik Karya Hangat Bertajuk 'Teman'

Lagu "Teman" ini proses pembuatan-nya simple sih, Lagu ini saya buat saat Tahun 2016, Karena lagi iseng aja sih dengar pengalaman pahit seseorang ditinggal teman-teman-nya saat ia sedang terpuruk, Yaudah iseng aja tulis lirik, ambil gitar, mainin deh, jadi lagunya. Saya kalau lagi luang, iseng biasanya emang suka main gitar, nyanyi sama nulis-nulis, nanti tahu-tahu jadi lagu.  ̶  (kutipan interview dengan Fauzul)

Proses Produksi
Lagunya direkam di Galena Home Studio, milik teman-nya Bassist Hangat si Rangga, kita manggil pemilik studio itu Bang Aris. Semua terlibat, kecuali Ican, karena Ican belum gabung di Hangat saat itu. Kenapa kita pilih Pop, ya karena simple, gak muluk-muluk dan lebih mudah diterima. Kita gak bikin unique di Genre, apalah arti genre? sebenarnya kalau kita mau namain Genre kita "Rock n Roll without Distortion" demi kelihatan berbeda juga sah-sah aja kan ? Tapi nggak lah, kita bilang ini Pop aja, kita bikin bedanya ada di lirik dan pesan-pesan di dalam karya-nya, bukan genre-nya

Esensi Lagu
Tanpa perlu kita jelaskan juga yang dengar (kecuali anak bayi baru lahir) juga akan paham ya esensi lagunya, Karena untuk di Hangat ini, saya sebagai pencipta lagunya gak mem-prioritaskan bahkan cenderung menghindari membuat lagu-lagu dengan lirik yang abstrak, terlalu banyak pesan tersirat dan harus banyak dikaji, dibedah, karena sudah terlalu banyak band yang membuat karya lagu-lagunya dengan model seperti itu. Inti dari lagu "Teman" adalah kita mengingatkan bahwa Jumlah teman kita sebenar-benarnya baru akan bisa kita ketahui saat kita terjatuh, terkena masalah, tertimpa musibah. Judul lagu "Teman" itu karena paling tepat untuk mengemas lagu "Teman" itu sendiri secara keseluruhan

Tentang Music Artwork
Artwork sebenarnya saya juga yang buat ya, Itu logo band Hangat sekarang. Kalau ditanya "Hubungan-nya apa ?" ya karena lagu "Teman" itu lagunya "Hangat"

Video Klip
Sampai sekarang baru ada Video lyric di Channel Youtube kami "Hangat Music", Untuk Video klip-nya segera kami buat, sudah ada konsepnya, tungguin aja di channel kami, jangan lupa subscribe dan nyalahin notifnya! hehe Biar nanti pas Video klip nya keluar, bisa langsung dapet notif. Pokoknya jalan cerita Video Klip nya kita buat mindblowing

Proses Rilis
Tidak, Hangat sampai saat ini masih independent dalam semuanya. Produksi, Rilis, Promo, Video klip, masih dari kalangan "Hangat" sendiri yang ngerjain

Respect Music menurut Fauzul
Saya jelaskan ya, tapi aga panjang. Gini, zaman sekarang ini yang dibutuhkan pegiat seni adalah Authority. Jadi kalau ada Band-band baru yang sudah punya karya sendiri cara menghargai karya mereka adalah dengan membuat mereka semangat membuat karya sebanyak-banyaknya. "Cara buat semangat mereka gimana ?" Kalau ada teman yang mencoba berkarya lewat musik, biasanya kan di-share tuh lewat sosial media seperti FB/Instagram atau platform seperri Youtube. Apa salahnya sih Comment, like, share, terus Subscribe ? Karya musik butuh engagement sebelum bisa jualan ini itu. Cara menghargai karya musik yang pertama itu ya seperti itu, dengarkan dan beri respon, berikan feedback positif, kritik & saran yang membangun. Biar si creator semangat buat karya lagi dan lagi. Jika karya yang terpublish banyak dan publik makin luas yang tau, ia dapat authority, ia bisa memanfaatkan authority tersebut untuk meng-influence orang lain berkarya, menghasilkan hal material lewat karya, menjual merchandise ke orang-orang yang ter-influence olehnya, sharing ilmu ke banyak orang.


Lirik Teman - Hangat
VERSE I: Kalau kau ingin tahu Berapa Jumlah temanmu Tunggu saja nanti Saat kau Terjatuh Disitu kau akan tahu Siapa teman yang ada untukmu Dan kau kan pahami mana teman, mana benalu CHOURUS I: Teman itu yang perdulikan keadaanmu Dia ada untukmu Tanpa kau teriak minta dibantu Teman bukan jasa sewaan Kalau mau dia ada harus ada imbalan Saat kau susah Kau di-anggap sampah VERSE II: Kalau kau ingin tahu Berapa jumlah temannu Hitung saja nanti Saat masalah menimpamu Disitu kau akan tahu Siapa teman yang hadir untukmu Coba kau amati Siapa sajakah yang pergi *Back to Chourus I CHOURUS II: Teman itu yang tak perduli susah senangmu Dia ada untukmu Walau masalah sedang menimpamu Teman bukan buronan Yang bila sedang dicari Ia pergi entag kemana Saat kau senang Dia baru akan datang






Tulisan diatas adalah kiriman dari kontributor, yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.

Baca lainnya:



Advertise · Terms · Contribute · Logo · Contact