" "

Benny Maulana Rilis Debut Album Selftitled


Benny Maulana awalnya adalah projek solo yang terbentuk pada 11 maret 2018, awalnya Kukuh gitaris dan vokalis Benny Maulana ingin membentuk sebuah grup musik yang ngga akan bubar seperti band-band terdahulunya. Karena dari itu dia menggambil nama Benny Maulana yang diambil dari nama ayahnya dengan harapan nama Benny Maulana tersebut tetap melekat didirinya dan ngga akan bubar walaupun bergonta-ganti personil. Awal terbentuknya Benny Maulana yaitu dengan Kukuh seorang diri yang merekam lagu-lagu simpenannya di daerah gowok dengan dibantu oleh engineering dan pemilik rekaman bernama Dhandy Satria, yang sebelumnya telah merilis ep 2 lagunya sendiri.


Seiring berjalannya waktu akhirnya Kukuh mencari drumer dari band Hand of Fatima yaitu Aaz. Dan akhirnya Benny Maulana memulai karir dari panggung ke panggung dengan 2 orang saja, yaitu kukuh di posisi gitar dan vokal serta Aaz di bagian penggebuk drum. Dengan beranggotakan 2 personil yaitu Kukuh dan Aaz Benny Maulana secara resmi merilis album debutnya tersebut.


Benny Maulana sendiri awalnya hanyalah projekan iseng-iseng belaka yang awalnya Kukuh sang Vokalis dan gitaris ingin mengutarakan apa yang terjadi dan terdapat di sekitarnya. Bernuansakan gitar Fuzz dan lirik yang agak sedikit nakal khas anak nongkrong dengan nuasa musik yang vintage serta dentuman drum dengan tempo yang cepat ala band-band garagepunk taun 70an. Selftitled album ini sendiri sudah kami sebarkan beberapa waktu lalu pada tanggal 17 Agustus 2018, bertepatan dengan hari kemerdekaan republik Indonesia berupa CD dan juga digital via Bandcamp Benny Maulana. Album kami berisi 8 lagu.


Dimulai dengan lagu pertama yang berjudul Okan sebagai lagu pembuka awal dari album, kemudian disusul lagu kedua yang berjudul Pekat, kemudian disusul lagu ketiga yang berjudul Manipulashit, lalu disusul lagu keempat yang berjudul Ambisi, lagu kelima yang berjudul Gigs, selanjutnya disusul dengan lagu keenam yang merupakan lagu intrumental berjudul Equuscaballus dan ditutup dengan 2 lagu akustik selow terakhir namun menggertak berjudul Bertaut, dan di lagu terakhir ditutup dengan lagu instrumental bonus track.


Kedelapan lagu tersebut semuanya ditulis oleh Kukuh terkecuali di lagu yang berjudul Bertaut yang dimana dibantu oleh teman satu kampus bernama Nox dan Ganjar, yang dimana beberapa lagu diantaranya merupakan lagu bahan yang belum tersampaikan dan lagu-lagu yang tidak terpakai di bandnya Kukuh sebelumnya. Diharapkan dengan dirilisnya album selftitled Benny Maulana tersebut dapat mempresentasikan dan mengutarakan apa yang telah dilihat di lingkungan sekitar sang penulis.






Tulisan diatas adalah kiriman dari kontributor, yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.

Baca lainnya:



Advertise · Terms · Contribute · Logo · Contact